Kamis, 19 Januari 2017

Kualitas Beras Thailand Lebih Baik Dari Negara Lain

beras thailand

Kualitas beras di setiap negara tentu saja berbeda-beda, hal itu menyebabkan rasa dari beras tersebut juga berbeda. Untuk saat ini beras thailan di klaim menjadi beras terenak di dunia, seperti yang mortagagerate1234.com kutip dari CNN.
 Ibu-ibu rumah tangga biasanya tahu jenis beras mana yang punya rasa paling enak dan terbaik. Tiap orang pasti punya preferensinya sendiri. Namun, dalam sebuah kompetisi beras tahunan, beras Thailand mencuri perhatian.

Beras Thailand Khao hom mali atau yang dikenal sebagai beras melati dinobatkan sebagai beras terbaik di dunia.

Mengutip Lonely Planet, kompetisi beras terbaik dunia yang ke-8 ini diselenggarakan di Chiang Mai. Thailand berhasil mengalahkan 14 penghasil beras terbaik lainnya dari India, Vietnam, Amerika Serikat, Myanmar, dan Pakistan.

kompetisi ini melibatkan proses uji coba blind testing. Dalam uji ini para ahli beras membandingkan aroma, rasa, dan tekstur masing-masing beras.

Khom hom mali adalah jenis beras terbaik di Thailand. Beras jenis ini memiliki bulir yang panjang dan aroma bunga melati yang menggoda. Setelah dimasak, berasnya akan memiliki rasa yang manis dan lembut. Tak cuma itu, berasnya pun tergolong pulen dengan sedikit tekstur lengket. Jenis beras ini sangat sesuai untuk dipadukan dengan kari, tumisan, dan sup.

Hom mali bukan pertama kalinya mendapat mahkota kehormatan menjadi beras terbaik sedunia. Hom mali pernah mendapat gelar ini di tahun 2009 dan 2010. Di 2011 beras ini kalah dari beras Myanmar paw san.

Sejak saat itu kemenangan beras terbaik dunia dimenangkan oleh beras California calrose. Beras jenis ini termasuk pulen dan cocok untuk digunakan sebagai pembuat sushi. Selain itu, beras Kamboja, phka mali dan phka rumduol juga sempat memenangkan gelar tersebut. Kedua jenis beras itu memiliki aroma yang unik seperti halnya hom mali.

Di tahun ini, beras Kambojaphka rumduol dan beras California calrose  berada di posisi dua dan tiga.

0 komentar:

Posting Komentar