Selasa, 02 Januari 2018

Kompresor Cat dan Ragam Jenis Kompresor yang Perlu Anda Ketahui

Untuk mayoritas orang yang bekerja dengan ranah industri, maka pastinya sudah tidak akan asing lagi dengan sebuah alat bernama kompresor. Kompresor adalah alat mekanik ataupun mesin yang mempunyai fungsi dalam meningkatkan tekanan udara serta memapatkan fluida gas. Pada umumnya, mesin di kompresor tersebut memakai mesin bensin, mesin diesel hingga motor listrik sebagai tenaga penggeraknya. Jenis kompresor yang saat ini populer adalah jenis kompresor mini dimana biasa digunakan untuk mengecat beberapa item sehingga biasa disebut dengan kompresor cat

Kompresor CAT
Pada dasarnya kompresor ini sendiri diciptakan dengan prinsip kerja seperti paru-paru yang ada di tubuh manusia yang mengambil nafas dalam ketika meniup sesuatu. Saat mengambil nafas dalam lalu meniup sesuatu, maka tekanan udara akan di paru-paru meningkat sehingga bisa menghasilkan udara namun memiliki dengan tekanan.

Namun pada kompresor, ketika pistolnya ditarik ke atas, tekanan yang ada di silinder bawah cenderung menurun dan membuat udara di luaran masuk melalui celah katup hisap. Di kompresor, udara yang masuk ini akan dimampatkan lalu nantinya dialirkan ke tempat tekanan udara yang cenderung lebih rendah. Kini sudah ada banyak sekali jenis kompresor yang tersedia di pasaran. Bahkan Anda bisa membelinya di situs belanja online di dunia maya.

Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan, ada baiknya jika Anda mengenali jenis kompresor yang ada:

1.    Kompresor mini
Kompresor yang memiliki ukuran mini ini tidak mempunyai tabung tekanan lantaran hanya bekerja demi menghasilkan tiupan angin. Pada umumnya, kompresor ini dipakai untuk melengkapi mobil motor DC untuk sumber tenaganya. Namun selain itu pun bisa dipakai untuk pengecatan sederhana sehingga banyak juga yang menyebutnya kompresor cat.

2.    Air compressor direct driven
Untuk jenis kompresor yang satu ini memakai motor penggerak dan terhubung langsung bersama pompa udara. Kelebihannya dari jenis kompresor langsung adalah dimana kecepatan pengisiannya yang mencapai 2850 rpm. Namun memang kelemahannya adalah pada segi suara yang sangat keras dan juga bising.

3.    Air compressor belt driven
Kompresor jenis ini menggunakan sistem vanbelt untuk menghubungkan antara pompa dengan tenaga penggerak. Umumnya tenaga penggerak kompresor jenis ini memakai mesin dengan bahan bakar bensin dan ada juga solar. Air compressor ini adalah jenis yang paling kerap dipakai karena kecepatan putaran yang ada di penggeraknya standar sehingga membuat kompresor lebih tahan lama serta awet.

4.    Air compressor screw
Jika Anda membutuhkan tekanan udara selama 24 jam tanpa henti, maka kompresor ini lebih cocok digunakan. Dengan adanya dua buah ulir dan berfungsi untuk memompa udara, maka membuat udara yang dihasilkannya pun tidak mengandung uap air volume besar. Tenang saja karena suara yang ditimbulkannya juga tidak terlalu bising.

Selain jenis kompresor yang perlu Anda ketahui, ada baiknya Anda juga tahu fungsi kompresor itu sendiri. Beberapa fungsi kompresor diantaranya sebagai penyuplai udara bersih dengan tekanan tinggi untuk mengisi tabung gas dan silinder. Selain itu kompresor juga sebagai penyuplai udara tekanan untuk peralatan Pneumatic Tools. Kompresor pun bisa digunakan untuk mengisikan udara di ban motor, mobil atau lainnya. Bahkan seringkali kompresor juga dipakai guna menyuplai udara pada para penyelam hingga suplay udara air brush. Kini kompresor cat hingga segala jenis kompresor bisa Anda dapatkan secara online dengan memesannya di toko online hingga situs belanja online .

0 komentar:

Posting Komentar