Rabu, 19 Juni 2019

Tak Sembarangan, Perhatikan 7 Hal Ini Saat Buat Desain Kemasan

Desain kemasan
Ilustrasi

Salah satu hal penting yang sangat mempengaruhi konsumen untuk membeli barang dagangan adalah rupa kemasannya. Desain kemasan yang unik dan menarik perhatian, menjadi salah satu faktor penting, mengapa konsumen tertarik membeli produk tersebut. Agar desain untuk kemasan produk tak asal-asalan, berikut beberapa hal penting yang harus dipedomani dalam membuatnya.
 
1.    Kemasan Harus Melindungi Produk yang Dijual
Anda harus ingat bahwa guna dari kemasan adalah untuk melindungi produk yang dijual. Jadi, pastikan bahwa kemasan yang didesain bisa menjaga kualitas produk di dalamnya. Misalnya saja, ada kemasan yang didesain khusus untuk melindungi produk dari cahaya matahari. Jangan karena hanya ingin memburu perhatian konsumen, Anda melupakan keterjagaan kualitas produk Anda. 
 
2.    Warna dan Huruf yang Digunakan
Tanpa disadari, warna serta huruf yang digunakan pada suatu kemasan, ternyata mempengaruhi minat konsumen untuk membeli produk tersebut. Dalam dunia desain, setiap warna dan huruf mewakili makna atau perasaan tertentu. Misalnya saja, warna biru sering diidentikkan dengan ketenangan dan kesegaran. Berbeda dengan warna merah, yang identik dengan semangat membara. 
 
Sama dengan warna, pilihan huruf pun berdampak besar pada keingintahuan konsumen atas suatu produk. Huruf yang digunakan untuk menulis merek atau brand produk, haruslah unik sehingga bisa menjadi ciri khusus yang membedakannya dengan merek lain. Begitu banyak merek produk global yang bisa dikenali oleh pelanggan, hanya dengan melihat potongan huruf yang dipakainya. 
 
3.    Biaya Desain yang Harus Dikeluarkan
Untuk bisa membuat desain kemasan yang bagus, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itulah, walau desainnya terlihat simpel, biaya yang dibutuhkan untuk memproduksinya sama sekali tak sedikit. Mengingat hal tersebut, anggarkan dengan saksama bujet untuk produksi kemasan produk Anda. Jangan sampai bujetnya melebihi biaya produksi barang jualan Anda.

4.     Kenali Pangsa Pasar Anda
Sebagai seorang penjual, Anda harus tahu dulu jenis konsumen yang jadi target pasar Anda. Bisa jadi itu golongan remaja, dewasa, anak-anak, atau bahkan orang yang sudah tua. Dengan mengenali siapa calon konsumen, Anda bisa membuat desain yang sekiranya sesuai dengan selera mereka. Jadi, saat mereka melihat produk Anda, mereka langsung tertarik untuk membelinya. 
 
5.    Jadikan Produk Sebagai Inspirasi Desainnya
Produk yang dijual sebenarnya bisa Anda jadikan inspirasi untuk mendesain kemasannya. Jadikan keunikan serta ciri khas dari produk tersebut, sebagai salah satu unsur dalam desain kemasannya. Contohnya, ada produk kosmetik yang berbahan dasar pisang, lalu membuat desain kemasannya menyerupai buah pisang dan berwarna kuning. Cukup menarik perhatian konsumen bukan? 
 
6.    Kemasan Harus Praktis Digunakan
Kemasan yang dipilih untuk produk Anda, harus didesain sepraktis mungkin. Pilih dengan tepat bentuk dan ukuran dari kemasan untuk produk Anda. Jika produk Anda ditujukan untuk bisa dibawa ke mana saja, pilihlah ukuran kemasan yang kecil atau ukuran pouch. Pastikan juga kemasan mudah untuk dibuka, jadi konsumen tak sulit untuk menggunakan produknya. 
 
7.    Kemasan yang Ramah Lingkungan
Saat ini sedang marak digalakkan gerakan sayangi bumi, serta penggunaan produk yang ramah lingkungan. Jadikan momentum ini sebagai salah satu faktor yang Anda pertimbangkan, dalam mendesain kemasan produk Anda. Menggunakan kemasan yang mendukung gerakan Go Green, akan membuat produk Anda semakin dilirik oleh para konsumen. 
 
Itulah tadi 7 hal yang bisa Anda jadikan pertimbangan, saat memilih desain yang tepat bagi kemasan produk Anda. Percaya atau tidak, produk yang berkualitas namun tak dikemas dengan baik, berpeluang untuk tak dilirik konsumen sama sekali. Jadi, pilihlah desain kemasan yang unik dan menarik perhatian, agar produk yang Anda jual bisa menarik minat para konsumen.

0 komentar:

Posting Komentar